
JAGUNG PUMA, SILANGAN JAGUNG PULUT DAN JAGUNG MANIS
Cara mendapatkan varietas unggul baru melalui perkawinan silang antara jagung pulut (lokal) dengan jagung manis
Oleh :
SAHARUDDIN dan NIRWANA, S.Pt, (Penyuluh Pertanian Kab. Nunukan)
Pelaksanaan :
I. Persiapan Tanam
Lahan yang akan digunakan dibersihkan dari gulma dan tumbuhan pengganggu lainnya yang sebelumnya telah disemprot dengan herbisida dengan menggunakan sprayer. Selanjutnya pada lahan tersebut di buat petakan percobaan dengan ukuran 1×3 m.
Pembuatan lubang tanam dengan terlebih dahulu dicangkul dan diberi pupuk kandang. Setelah beberapa hari baru dibuat lubang tanam menggunakan tugal dengan kedalaman 2,5 cm – 5 cm dengan jarak tanam 80 cm x 20 cm.
II. Penanaman
Pada saat penanaman dianjurkan menanam 2 biji per lubang tanam, untuk mengantisipasi jika ada salah satu bibit yang tidak tumbuh sehingga tidak perlu lagi dilakukan penyulaman.
Kiri : Jagung Pulut
Bawah : Jagung Manis

III. Pemeliharaan Tanaman
- Penyiangan dilakukan pada saat tanaman telah berumur 15 hst, dengan cara mencangkul atau disemprot dengan menggunakan herbisida (Gromoxon).
- Pembumbunan dilakukan 15 hari setelah tanam dengan membumbun tanah di sekitar tanaman untuk memperkuat berdirinya tanaman dan memperbaiki drainase.
- Pemupukan pertama pada umur 10 hari setelah tanam, Pemupukan kedua dilakukan interpal 7 - 10 hari. Begitu seterusnya sampai tanaman jagung keluar bunga. Jika sudah keluar buah diberikan pupuk buah agar bakal buahnya atau tongkolnya besar dan berisi padat.
- Pengendalian Hama dan Penyakit. Serangan hama disaat tanaman berumur 35 hari setelah tanam. Biasanya hama yang menyerang yaitu pengerek batang, dapat diberantas dengan menggunakan Insektisida seperti : Sevin 85 S, Dharmabas 500 EC. Penyemprotann sebaiknya dilakukan pada sore hari.
IV. Penyerbukan / Perkawinan Silang
Proses penyerbukan yaitu bila bunga jagung pulut mulai keluar maka segera dibuang, sedangkan bunga jagung manis tetap dibiarkan untuk proses penyerbukan. Untuk mengetahui bahwa jagung manis sudah siap dilakukan penyerbukan yaitu ditandai bila batang digoyang akan jatuh seperti tepung berwarna kuning.

Gambar : Bunga betina Jagung Manis
V. Panen
Panen dilaksanakan pada saat tanaman masak fisiologis dan saat tanaman telah masak kering yaitu biji agak keras dan kering dengan kelobot atau pembungkus biji sudah kering atau kuning. Panen jagung dapat dilakukan pada saat jagung belum tua akan tetapi telah berisi, jika akan dikonsumsi.
Karakteristik Jagung Varietas Baru yang Dihasilkan
Dari hasil perkawinan silang ini didapatkan satu varietas baru yaitu Jagung Pulut Manis (PUMA) dengan karakteristik sebagai berikut :
- Warna buah/biji kuning
- Rasa Pulut dan manis
- Dapat dikonsumsi buahnya saat muda dan tua
- Tahan terhadap hama dan penyakit
- Umurnya pendek
- Tidak mudah rebah
- Tahan terhadap kekeringan

Nunukan, Juli 2008

0 komentar:
Poskan Komentar