........Selamat Hari Jadi Kab. Nunukan ke 13 tgl 12 Oktober 2012.......

Selasa, 08 Februari 2011

Perbaikan tata niaga beras di Krayan

Perbaikan tata niaga beras di Krayan mampu memberi nilai tambah milyaran rupiah kepada Petani

Oleh : Ir. Dian Kusumanto

Tata niaga beras di Krayan sekarang mulai terasa ada peningkatan. Peningkatan itu dirasakan oleh para petani karena dua hal, yaitu harganya yang naik dan adanya pedagang yang datang mengambil. Tidak seperti dulu, sekitar 1-2 tahun yang lalu, harga beras relative masih sangat murah dan menjualnya juga harus dilakukan sendiri-sendiri sampai ke Ba’kelalan dengan digendong.

Keadaan sebelumnya

Sebenarnya sudah lama dirasakan kenapa tata niaga beras Krayan itu seolah sulit keluar dari belenggu ketidakadilan yang tidak memihak para petaninya. Selama ini rasanya sangat sulit menembus harga jual lebih dari 13 Ringgit Malaysia (RM 13.00) untuk setiap gantang beras di pedagang Ba’kelalan Malaysia. Harganya selama ini hanya berkisar antara RM 7.00 sampai RM 13.00 per gantang beras. Selama ini kita seolah tidak berdaya dengan permainan para ‘mafia’ beras Krayan yang ada di Ba’kelalan tersebut. Karena mereka dengan seenaknya saja menetapkan harga belinya, sebab petani tidak mungkin akan membawa kembali beras yang mereka bawa ke Ba’kelalan itu.

Perilaku ‘mafia’ beras di Ba’kelalan itu semakin menjadi, manakala mereka menetapkan tarif uang pungutan hanya untuk melewati ‘gate’ yang masuk ke wilayah mereka. Bahkan tidak segan-segan untuk memotong jembatan yang biasa diseberangi oleh sarana angkutan yang ada. Hal ini sudah terjadi sekian lama, dan masih saja terjadi. Dengan demikian mereka seolah bisa memaksa para petani untuk hanya bergantung kepada mereka ini. Keadaan seperti inilah yang tidak menguntungkan bagi para petani di Krayan, sebab sebenarnya beras Krayan bisa dijual lebih tinggi lagi.

Beras Krayan yang sudah ditangan para pedagang di Ba’kelalan ini selanjutnya akan dijual lagi ke wilayah perkotaan lainnya di Malaysia, seperti di Kota Lawas, Kota Miri dan bahkan sampai ke Brunei. Di kota-kota itu beras Krayan sudah bernilai lebih tinggi lagi yaitu sekitar RM 20 sampai RM 25 bahkan lebih. Takaran yang dipakai untuk perdagangan beras di Ba’kelalan adalah gantang. Setiap satu gantang itu sama dengan sekitar 3,5 kg. Jadi sejak lama para pedagang di Ba’kelalan ini menikmati ketidakadilan tata niaga yang sangat njomplang alias tidak wajar. Mereka tekan harga serendah-rendahnya meskipun tidak masuk akal asal petani mau menjual karena terpaksa. Sepertinya mereka memainkan psikologis para petani ini menjual dalam keadaan terpaksa, sehingga harga menjadi sangat murah.

Maka harga yang selama ini ditetapkan sebenarnya harga yang dimainkan karena kelemahan psikologis para petani Krayan yang memang masih lemah baik secara kelembagaan, modal dan juga aksesnya. Tidak ada pilihan lain selain hanya kepada pedagang di Ba’kelalan ini. Boleh dikatakan kalau harga yang terjadi itu adalah ‘harga psikologis’. Sebab kalau dihitung dengan kalkulasi alur tata niaga yang adil, pedagang tidak boleh terlalu berlebih-lebihan mengambil keuntungan, sementara para petani sebagai penghasil beras sudah mengeluarkan segala daya upaya sehingga produk berupa beras itu sampai pada pedagang. Sebab tanpa ada jerih payah petani itu, pedagang beras di Ba’kelalan juga tidak mungkin bisa berbisnis dan mendapatkan penghasilan.

Keadaan seperti ini tidak boleh terjadi selamanya, harus berubah menjadi tata niaga yang lebih adil. Sebenarnya yang mempunyai produk beras itu kita sendiri, para petani di Krayan, sedangkan para pedagang itu sebenarnya sangat tergantung oleh barang dagangan itu. Tetapi selama ini keadaannya sangat terbalik 180 derajat. Para petani yang mempunyai produk yang seolah tergantung oleh para pedagang di Ba’kelalan. Keadaan ini harus dibalik, posisi tawar para petani harus lebih kuat, sehingga ada keadIlan dalam hubungan tata niaga, sehingga sama-sama menguntungkan.

Oleh karena itulah maka perlu diperjuangkan system tata niaga beras yang lebih adil sehingga para petani akan menikmati hasil usahanya dengan lebih baik lagi. Penulis memandang bahwa langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai keadilan tata niaga itu adalah sebagai berikut :

1. Persatuan diantara para petani, kelompok tani dan gabungan kelompok tani di Krayan.

2. Tumbuh dan berkembangnya para pedagang beras

3. Persatuan para pedagang beras di Krayan untuk menghadapi pedagang di luar Krayan

4. Diperlukan peran control pemerintah untuk mengatur arus beras ke luar Krayan

5. Mengurangi ketergantungan pasar di Ba’kelalan, harus terus dicari akses ke tujuan pasar lainnya.

6. Stimulasi Pemerintah dalam permodalan yang mendukung tata niaga beras Krayan.

Keadaan sekarang

Meskipun beberapa langkah di atas belum sepenuhnya dilakukan, maka semenjak setahun terakhir ini, hasil perbaikan tata niaga yang berkeadilan ini mulai kelihatan. Sekarang sudah dirasakan harga beras di Ba’kelalan sampai RM 15.00 bahkan sampai RM 18.00. Kalau harga beras Krayan seperti ini bisa bertahan lama, atau setidaknya bisa stabil di harga rata-rata RM 15.00 per gantang, maka berarti ada peningkatan sekitar RM 5.00 dibanding keadaan sebelumnya. Itu artinya, jika selama setahun volume beras yang diperdagangkan melalui Ba’kelalan itu mencapai 2.000 ton atau sekitar 571.500 gantang, maka ada nilai tambah sekitar RM 2,857 juta atau kalau dalam rupiah senilai sekitar RP 8 milyard dalam setahun.

Rp 8 milyard dalam setahun ini nilai tambah yang tidak sedikit. Karena dengan dana sebesar itu banyak yang bisa dilakukan untuk lebih memperkuat posisi tawar para petani di Krayan.

Di bawah ini digambarkan perbandingan keadaan sekarang dan keadaan sebelumnya yaitu keadaan sebelum tahun 2010.

Tabel 1. Perkembangan Sistem Perberasan di Krayan


Perkembangan Sistem Perberasan di Krayan


dan Program LDPM Bidang Ketahanan Pangan



No.

Uraian

Sebelum LDPM

Sesudah LDPM



1.

Waktu

Sebelum Tahun 2010

Setelah Januari 2010


2.

Pelaksana LDPM

-

Gapoktan Yuvai Semaring


3.

Pelaku Distribusi Pangan

- Petani sendiri

- Pedagang Ojek


- Pedagang Ojek

- Gapoktan LDPM


4.

Pola tata niaga


~ Perilaku Pedagang Beras

Belum banyak pedagang yang membeli beras di petani.

Sudah mulai ada pedagang beras (ojek, mobil)


di Krayan




~ Perilaku Petani

Petani sering/selalu membawa/ menjual sendiri

Petani jarang/tidak ada yang membawa/ menjual sendiri




~ Perilaku Pedagang Beras

Pedagang Ba'kelalan tidak pernah membeli beras ke Krayan

Pedagang Ba'kelalan pernah/ sering membeli beras ke Krayan


Ba'kelalan




~ Peran Gapoktan

Gapoktan sudah mulai ada tetapi belum mengelola distribusi beras

Gapoktan mulai aktif dan mengelola distribusi beras





5.

Peran Pemerintah


~ Camat Krayan

-

Ada melarang beras keluar dari Krayan pada bulan-bulan tertentu





~ Pemda (SOA)

Belum dimanfaatkan untuk angkutan beras keluar Krayan

Dimanfaatkan untuk distribusi beras ke Nunukan




~ BKP3D (Dana APBN)

Belum ada Program LDPM

Ada program LDPM untuk Gapoktan Yuvai Semaring




Rp 150 juta (2009)


Rp 75 juta (2010)



Tabel 2. Perkembangan Harga Beras di Krayan dan di Ba'kelalan


Perkembangan Harga Beras Krayan Sebelum dan Sesudah

Program LDPM Bidang Ketahanan Pangan

No.

Uraian

Sebelum LDPM

Sesudah LDPM

Peningkatan

1.

Waktu

Sebelum Tahun 2010

Setelah Januari 2010

2.

Pelaksana LDPM

-

Gapoktan Yuvai Semaring

3.

Pelaku Distribusi Pangan

- Petani sendiri

- Pedagang Ojek

- Pedagang Ojek

- Gapoktan LDPM

4.

Harga Beras Tingkat Petani :

- Di Long Bawan

~ Harga terendah

Rp 90.000,-/kaleng

Rp 130.000,-/kaleng

Rp 40.000,-/kaleng

~ Harga sedang

Rp 120.000,-/kaleng

Rp 150.000,-/kaleng

Rp 30.000,-/kaleng

~ Harga tertinggi

Rp 150.000,-/kaleng

Rp 180.000,-/kaleng

Rp 30.000,-/kaleng

RATA-RATA

Rp 120.000,-/kaleng

Rp 150.000,-/kaleng

Rp 30.000,-/kaleng

5.

Harga Beras di Ba'kelalan

~ Harga terendah

RM 7.5 /gantang

RM 9.0 /gantang

RM 1.5 /gantang

~ Harga sedang

RM 10.0 /gantang

RM 15.0 /gantang

RM 6.0 /gantang

~ Harga tertinggi

RM 13.0 /gantang

RM 18.0 /gantang

RM 5.0 /gantang

RATA-RATA

RM 10.0 /gantang

RM 15.0 /gantang

RM 5.0 /gantang

6.

Nilai Pendapatan

Peningkatan

1.000 ton/tahun (Asumsi 1)

- Di Long Bawan

= 71.428 kaleng/ tahun

8,571,360,000

Rp 10,714,200,000

Rp 2,142,840,000

- Di Ba'kelalan

= 285.714 gantang/ tahun

2,857,140.00

R 4,285,710.00

R 4,285,710.00

(RM 1.00 = Rp 2.850)

8,142,849,000

Rp 12,214,273,500

Rp 4,071,424,500

2.000 ton/tahun (Asumsi 2)

- Di Long Bawan

= 142.857/ tahun

17,142,720,000

Rp 21,428,400,000.00

Rp 4,285,680,000

- Di Ba'kelalan

= 571.428 gantang/ tahun

5,714,280

R 8,571,420.00

R 4,285,710.00

(RM 1.00 = Rp 2.850)

16,285,698,000

Rp 24,428,547,000.00

Rp 8,142,849,000

7.

Sistem Perdagangan Beras

~ Ojek ke Ba'kelalan

Jumlah Ojek (Rit/hari)

30

60

30

(Rit/bulan)

900

1,800

900

(Rit/tahun)

10,800

21,600

10,800

Jumlah Beras (kg/hari)

3,000

6,000

3,000

(Kg/bulan)

90,000

180,000

90,000

(Kg/tahun)

1,080,000

2,160,000

1,080,000

Keterangan : 1 rit = 100 kg

~ Gapoktan/Koperasi

- Yuvai Semaring (LDPM)

a. Beras (kg)/tahun

-

16,505

16,505

b. Gabah (kg)/tahun

-

19,019

19,019

- Lain-lain

-

belum ada data

8.

Proyeksi Pendapatan Petani

Peningkatan

- 100 kaleng Beras/KK/tahun

(Rp/tahun/KK)

~ Harga terendah

9,000,000

13,000,000

4,000,000

~ Harga sedang

12,000,000

15,000,000

3,000,000

~ Harga tertinggi

15,000,000

18,000,000

3,000,000

RATA-RATA

12,000,000

15,000,000

3,000,000

- 150 kaleng Beras/KK/tahun

~ Harga terendah

13,500,000

19,500,000

6,000,000

~ Harga sedang

18,000,000

22,500,000

4,500,000

~ Harga tertinggi

22,500,000

27,000,000

4,500,000

RATA-RATA

18,000,000

22,500,000

4,500,000

- 200 kaleng Beras/KK/tahun

~ Harga terendah

18,000,000

26,000,000

8,000,000

~ Harga sedang

24,000,000

30,000,000

6,000,000

~ Harga tertinggi

30,000,000

36,000,000

6,000,000

RATA-RATA

24,000,000

30,000,000

6,000,000

FUCOIDAN SENYAWA ANTI KANKER PADA RUMPUT LAUT

FUCOIDAN SENYAWA ANTI KANKER PADA RUMPUT LAUT

By Dian Kusumanto


Rumput laut mengandung komponen unik yang kuat berupa fucoidan, alginates, dan polifenol. Komposisi tersebut mirip air susu (breast milk), sehingga kerap disebut brown milk. Ini menjadi senjata rahasia sehat orang Tongans (penduduk Kerajaan Tonga yang terletak di Lautan Pasifik, berdekatan dengan Hawaii, Selandia Baru, Fiji, dan Samoa) selama berabad-abad.

Na-Alginat (atau Natrium Alginat / Alginat / Algin) merupakan zat yang terdapat pada rumput laut coklat (Phaeophyceae). Rumput laut coklat penghasil alginat (alginofit) biasanya tumbuh di perairan sub tropis terutama untuk jenis Macrocytis, Laminaria, Aschophyllum, Nerocytis, Ecklonia, Fucus dan Sargassum. Sedangkan rumput laut coklat yang tumbuh di perairan tropis seperti di Indonesia terutama jenis-jenis Sargassum, Turbinaria, Padina, Dyctyota dan yang paling banyak ditemukan adalah jenis Sargassum dan Turbinaria.

Di perairan Indonesia terdapat sekitar 28 spesies rumput laut coklat yang berasal dari enam genus diantaranya yaitu Dyctyota, Padine, Hormophysa, Sargassum, Turbinaria dan Hydroclathrus. Spesies rumput laut yang telah diidentifikasi yaitu Sargassum sp. sebanyak 14 spesies, Turbinaria sebanyak 4 spesies, Hormophysa baru teridentifikasi 1 spesies, Padina 4 spesies, Dyctyota 5 spesies dan Hydroclathrus 1 spesies. Jenis-jenis rumput laut tersebut tersebar pada beberapa daerah di Indonesia.

Asam alginat adalah suatu getah selaput (membran mucilage) yang disebut juga gummi alami, sedangkan alginat merupakan bentuk garam dari asam alginat. Gummi alami merupakan suatu polisakarida , dan secara umum polisakarida yang terdapat pada rumput laut disebut phycocolloid. Polisakarida terpenting pada rumput laut coklat adalah asam alginat dan turunannya seperti fucoidan, funoran dan laminaran yang merupakan komponen penyusun dinding sel seperti halnya selulosa dan pektin.

Fucoidan adalah polisakarida kompleks pada dinding sel rumput laut. Berbagai penelitian modern membuktikan, fucoidan yang merupakan komponen terbesar di dalam tumbuhan taut mampu meningkatkan imunitas dengan merangsang produksi sel-sel imun. la juga membantu melawan virus dan bakteri, melawan alergi dan menghambat penggumpalan darah, sehingga memperkecil risiko stroke dan serangan jantung.

Dapat pula menurunkan kadar kolesterol darah, menurunkan tekanan darah tinggi, menstabilkan kadar gula (glukosa) darah dengan memperlambat pelepasan glukosa ke dalam darah, meredakan gangguan pencernaan dengan mencegah masuknya bakteri Helicobacter pylori, meningkatkan fungsi lever, menjaga kelembaban dan kekencangan kulit, serta menghambat pertumbuhan sel abnormal.

Beberapa tahun yang lalu, kelompok Dr. Frenette melaporkan bahwa senyawa fukoidan, kedua, yang disintesis oleh rumput laut tertentu, juga bisa memacu sel-sel batang ke dalam tindakan. Kelompok ini berspekulasi bahwa turunan rumput laut mungkin bekerja dengan meniru suatu senyawa yang serupa, yang disebut sulfatide, alami terdapat dalam jaringan mamalia.

Penelitian menunjukkan bahwa polisakarida dalam rumput laut bisa merusak sel-sel kanker. Itu sebabnya dahulu di Mesir rumput laut digunakan untuk terapi kanker payudara. Rumput laut juga merupakan multivitamin alami yang memiliki aktivitas antitumor secara konsisten.

Rumput laut tidak mengandung lemak yang bermakna, tetapi kaya selenium yang bersifat antioksidan. Ini artinya rumput laut mampu membantu tubuh mencegah penyerapan zat kimia beracun, termasuk sampah radioaktif dan polusi.

Peranan senyawa Fukoidan untuk membasmi kanker juga terungkap dalam suatu Konverensi di Timur Tengah baru-baru ini. Konferensi Internasional Kemajuan Riset Kanker yang diadakan di sini 07-10 Maret, 2010 di Laut Mati. Hal diatas diungkapkan dari hasil penelitian tentang Limfoma oleh Mohammad Irhimeh, Ph.D., asisten profesor hematoncology dan sel batang di Universitas Hashemite di Yordania.

Limfoma merupakan kanker dari sistem kekebalan tubuh dan diklasifikasikan ke dalam Hodgkin dan jenis non-Hodgkin, yang kemudian diklasifikasikan lebih lanjut menjadi sel-B dan kelompok T-sel.

"Beberapa bentuk limfoma sel-B sangat resisten terhadap pengobatan standar dan dengan demikian terapi baru diperlukan," kata Mohammad Irhimeh, Ph.D., Asisten Profesor hematoncology dan sel batang di Universitas Hashemite di Yordania. "Dalam studi ini, kami melihat strategi pengobatan baru menggunakan senyawa aktif baru yang berasal dari sumber alami Rumput laut"

Rumput laut mengandung fucoidan, sebuah polisakarida tersulfatasi mirip dengan heparin dalam struktur kimia, telah dilaporkan memiliki aktivitas anti-tumor pada tikus dan beberapa baris sel.

Untuk studi saat ini, Irhimeh dan koleganya di University of California, Berkeley, dan Royal Hobart Hospital di garis limfoma sel Australia diperlakukan dengan ekstrak rumput laut yang tersedia secara komersial.

Sangat dianjurkan mengonsumsi rumput laut selama menjalani terapi kemo. Nutrisi yang optimal dalam rumput laut membuatnya mampu memberikan fungsi imun terbaik, merevitalisasi tubuh, mendukung kesehatan jantung, memperbaiki pencernaan, menguatkan sistem saraf, dan menyeimbangkan hormon. Bahan pangan ini juga baik untuk menyehatkan rambut, memperkuat kuku dan gigi.

Produk makanan kesehatan yang berbahan dasar Rumput Laut sudah sangat banyak. Produk yang sangat terkenal dari Amerika dan China,antara lain adalah :

1. UMI Produk dari AGEL dari Amerika
2. Nutrilife Brown Seaweed dari
3. Supa fuco dari China
4. Fucoidan dari Leili Natural Products Co., Ltd China
5. UMI NO SHIZUKU FUCOIDAN dari Kamerycah Inc. Amerika
6. Super Sea Veg®
7. Limu Moui dan EasyLimu The Limu Company.
8. Dan lain-lain.

Adapun kandungan dan manfaat dari salah satu produk di atas, yaitu NUTRILIFE BROWN SEAWEED per 1800 mg adalah mengandung :

· Vit B1 (Thiamine) 36 mcg
· Vit B2 (Riboflavin) 63 mcg
· Vit B3 (Niacin) 189 mcg
· Vit B12 (Cyanocobalamin) 0,61 mg
· Vit E 0,54 I.U.
· Folic Acid 7,20 mcg
· Calcium 38,70 mg
· Chromium 9 mcg
· Copper 9 mcg
· Iron 0,69 mg
· Magnesium 12,06 mg
· Manganese 32,40 mcg
· Selenium 0,68 mcg
· Zinc 91,80 mcg
· Alginates 900 mg
· Fucoidan 72 mg

Nutrilife Brown Seaweed dapat dikonsumsi untuk :

1. Membantu memulihkan fungsi motorik dan sistem saraf pasca stroke
2. Mencegah stroke dengan cara meningkatkan metabolisme lemak dalam darah
3. Membantu mengencerkan darah sehingga mencegah penyumbatan pembuluh darah.

Apakah jenis rumput lain seperti Euchema cotoni dan Euchema spinosum juga mimiliki kandungan fucoidan?? Inilah yang kita tunggu-tunggu. Sebab kedua jenis rumput laut ini banyak tersebar dan dibudidayakan dalam jumlah besar di negeri kita tercinta ini. Mari kita tunggu para peneliti kita untuk mengungkapkan rahasia ini.

Bagaimana menurut Anda??


Referensi :